Agar Pisang Tak Punah

Pisang jenis Cavendish terancam punah oleh wabah Panama. Padahal, dengan sistem monokultur bermodal rekayasa genetika, Cavendish telah memenuhi 95 persen perdagangan pisang dunia dan diminati konsumen karena pasokannya selalu tersedia di toko swalayan terdekat. Bagaimana solusinya?
tirto.id – Kabar kepunahan pisang menyeruak pada pertengahan 2016 lalu. Bukan pisang sembarang pisang, namun khusus jenis Cavendish. Jenis ini merupakan hasil kultivar monokultur baru dan yang paling populer di pasaran dunia. Anda akan mudah menjumpai pisang jenis ini di toko buah pinggir jalan untuk diborong, dikemas dalam wadah yang menarik di toko swalayan modern, atau dijual satuan di minimarket terdekat untuk sarapan sekaligus jajan sehat ala millenial.

Bentuk Cavedish merepresentasikan pisang yang sempurna dalam imajinasi orang-orang. Warnanya yang kuning cerah yang memikat banyak konsumen. Meski rasanya relatif hambar—malah cenderung asam, hampir tak beraroma, dan teksturnya kering, Cavendish menguasai 95 persen perdagangan pisang dunia. Berkat sistem monokultur untuk menjamin keseragaman, pengolahan, dan distribusinya yang selalu baku, pasokan Cavendish awet membanjiri pasar dan mengalahkan pisang-pisang jenis lain.

Pada 1992 sumber penyebab kepunahan Cavendish muncul dengan nama wabah Panama generasi baru. Ia dibawa oleh Tropical Race 4 (TR4), yakni subtipe jamur Fusarium, yang pertama kali menyasar area perkebunan Cavendish di Taiwan. Wabah Panama yang kemudian berkolaborasi dengan wabah Black Sigatoka, kemudian menyebar secara perlahan ke negara-negara tetangga seperti Cina, Australia bagian Utara, Papua Nugini, Malaysia, dan tak ketinggalan Indonesia.

Kurang lebih ada sepuluh ribu hektare perkebunan Cavendish yang musnah di kawasan Asia Pasifik. Kerugian yang musti dibebankan pada petani dan distributor $400 juta lebih. Hingga tahun lalu wabah Panama masih menyebar dan kian mengkhawatirkan. Pada April 2016, Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-bangsa (FAO) mendesak para pelaku industri pisang agar segera menghentikan wabah tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*